Jenis-Jenis dan Kegunaan Mur dan Baut

jenis dan kegunaan mur baut

Mur dan baut merupakan benda yang digunakan secara bersamaan untuk mengencangkan, menyatukan, dan mengikat benda-benda lain agar dapat membentuk bangunan ataupun rancangan yang diinginkan. Kegunaan mur dan baut sangat terkenal di dunia teknik, permesinan, dan konstruksi. Ada berbagai macam jenis mur dan baut yang dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. Jika anda ingin mendalami dunia teknik dan konstruksi, anda sebaiknya menyimak artikel yang berikut ini.

Kegunaan mur dan baut dalam dunia otomotif adalah sebagai pengencang di beberapa bagian kendaraan. Perbedaan jenis mur dan baut tentu dikarenakan adanya kegunaan yang berbeda. Baut sendiri dibedakan menurut bentuk, ukuran, dan juga kekuatannya. Jadi anda tidak boleh asal memilih dan memasang baut agar tak terjadi kesalahan dalam rancangan. Pengencangan mur dan baut pada benda yang dibutuhkan menggunakan kunci momen dan kunci offset.

Mengerti tentang kegunaan mur dan baut saja tidaklah cukup. Anda harus mengerti jenis-jenis keduanya.

Baut Memiliki Beberapa Jenis Seperti di bawah ini

  1. Baut Hexagonal

Baut ini merupakan jenis yang paling mudah dijumpai. Disebut heksagonal karena memiliki kepala bentuk segi enam. Ada dua jenis baut heksagonal yaitu baut heksagonal flange yang memiliki permukaan lebar di bawah kepala dan baut heksagonal washer yang memiliki washer pegas di bawah kepalanya. Washer ini berfungsi untuk tetap menempelkan baut meski lubang berukuran sedikit lebih besar daripada baut.

  1. Baut Cincin

Kepala baut cincin berbentuk bulat dan berlubang di bagian tengah seperti cincin. Gunanya untuk mengaitkan rantai atau pun tali sehingga dapat memindahkan barang dengan mudah.

  1. Baut Stripper

Baut yang satu ini agak unik karena memiliki dua bagian yang berbeda pada badannya, yaitu bagian pertama yang tak memiliki ulir dan diameternya lebih besar, sementara yang satu lagi memilliki ulir dan diameternya lebih kecil serta bagiannya lebih pendek.

  1. Baut Barrel Nut

Disebut dengan barrel nut karena baut ini mempunyai flange yang berbentuk barrel dan di bagian dalamnya berulir. Baut ini biasa digunakan pada pemasangan handle pintu.

  1. Baut Flange

Merupakan baut yang di bagian bawah kepalanya memiliki yang biasa disebut dengan flens. Fungsinya adalah untuk memberik cengkeraman kuat pada baut.

  1. Baut Plastic Region

Baut ini digunakan pada beberapa mesin. Plastic region memiliki stabilitas serta tegangan axial tinggi.

  1. Baut U

Baut U digunakan pada pegas-pegas axle yang akan disambungkan. Disebut baut U karena bentuk baut mirip dengan hurup U.

  1. Baut Tanam

Baut tanam digunakan untuk menyambung dan merakit bagian satu dengan yang lainnya. Baut ini meimiliki ulir di kedua sisi dan tak memiliki kepala.

Kegunaan mur dan baut tentu takkan lengkap jika tak mengetahui jenis-jenis mur. Mur yang merupakan pasangan baut berfungsi untuk menguatkan cengkeraman baut ada benda.

Di bawah ini adalah jenis mur yang sering dipakai dan mudah ditemui dimanapun

  1. Mur Heksagonal

Mur ini merupakan mur yang paling populer. Pada beberapa mur heksagonal terdapat flange di bagian bawahnya.

  1. Mur Castle (Mur Bergalur)

Mur jenis ini memiliki galur silinder yang berfungsi mencegah mur menjadi kendor atau gampang berputar. Biasanya digunakan pada sistem kemudi kendaraan.

  1. Mur Bertutup

Dikatakan bertutup karena memang memiliki bagian yang menutupi setiap alur di dalamnya. Ini digunakan untuk mencegah karat pada ujung baut. Biasanya digunakan untuk roda alumunium.

Demikian sedikit informasi tentang jenis-jenis dan kegunaan mur baut untuk Anda ketahui, semoga membantu dan bermanfaat untuk Anda semua. Terima kasih atas kunjungan di website NafasRonggolawe.com (website pemasaran mur dan baut berkualitas).

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *