Pengertian Serta Kegunaan Mur dan Baut

Pengertian Serta Kegunaan Mur dan Baut

Kegunaan mur dan baut tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Banyak aktivitas yang berhubungan dengan konstruksi, perancangan mesin, dan otomotif bergantung pada kedua benda tersebut.

Mur dan baut adalah benda yang mungkin tak seberapa besar tetapi manfaatnya justru sangat penting. Dalam dunia teknik, mur dan baut tentu bukan benda yang bisa diremehkan, kedua benda tersebut dipakai sebagai pengikat atau penahan dua objek yang dijadikan satu. Selain itu mur dan baut dipakai sebagai pesawat sederhana yang dapat membuat torsi berubah menjadi gaya linear.

Lalu apakah mur dan baut itu? Mur adalah sebuah perangkat pengunci baut yang biasanya dibuat dari baja lunak. Namun pada kegunaan mur dan baut tertentu, mur dapat dibuat juga dari beberapa jenis logam atau dari perpaduan logam-logam tersebut. Sedangkan kawannya, baut merupakan sebuah tabung atau batang yang memiliki ulir atau yang biasa disebut heliks pada bagian batangnya. Kadangkala baut juga diartikan sebagai bidang miring pembungkus suatu barang.

Kegunaan mur dan baut yang paling banyak adalah dalam dunia industri kendaraan. Spare parts kendaraan banyak yang butuh disatukan sehingga penggunaan mur dan baut akan sangat dibutuhkan. Bagian heliks pada badan baut difungsikan untuk mengencangkan mur. Dan pada beberapa baut ada washer yang berbentuk spiral untuk meningkatkan kekuatan menempel baut pada benda yang dibutuhkan.

Untuk mengerti kegunaan mur dan baut secara menyeluruh, anda harus mengerti jenis-jenis mur dan baut berikut ini.

  1. Baut Segi Empat

Baut jenis ini memiliki kepala yang berbentuk segi empat. Baut yang satu ini biasa digunakan pada konstruksi bangunan.

  1. Baut Hexagonal

Disebut heksagonal karena kepalanya berbentuk segi enam. Baut ini tentu saja yang paling sering digunakan untuk kegunaan apapun.

  1. Baut Plow

Baut Plow sering disebut baut kayu. Baut ini sangat sering digunakan pada material kayu. Bagian kepalanya membentuk seperti kubah, sedangkan bagian leher baut ini membentuk persegi empat. Bagian leher itulah yang akan semakin mengencangkan ikatan baut plow.

  1. Baut Flange

Baut Flange memiliki bubungan atau yang biasa disebut flens di bagian bawah kepalanya. Flens ini berfungsi hampir sama seperti washer dan leher segi empat pada baut plow yaitu untuk mengencangkan ikatan.

  1. Baut Lag

Baut jenis ini memiliki ujung yang lancip dan hampir mirip dengan sekrup. Baut ini biasa digunakan untuk memudahkan konstruksi lapangan.

  1. Baut Shoulder

Baut ini sering dipakai pada sumbu putar. Bentuk baut shoulder memungkinkan gerakan atau gesekan. Baut shoulder bisa dipakai pada berbagai macam material seperti logam, kayu, dll.

Kegunaan mur dan baut adalah saling melengkapi. Sebagai pasangan dari baut, mur merupakan pelengkap yang mengencangkan baut pada benda satu dengan yang lainnya. Jenis mur adalah:

  1. Mur Square Nut

Mur jenis ini dipakai pada industry berat dan pembuatan bodi pesawat dan kereta.

  1. Mur Hexagonal Nut

Mur ini paling sering dipakai dan mudah dijumpai dalam dunia teknik.

  1. Mur Castellated Nut

Mur Castellated Nut memilliki mekanisme pengunci sebagai pelengkap. Tujuan dari pengunci ini adalah agar mengunci mur agar tidak menjadi kendor dan tidak berubah.

  1. Mur Lock Nut

Mur yang satu ini disebut juga dengan mur pengunci. Mur ini memiliki bentuk yang tipis dibandingkan dengan mu rang lain. Mur pengunci berfungsi sebagai mur kedua yang menguatkan mur utama dan memang dipasangkan setelah mur utama yang jauh lebih kuat.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *