Tipe-Tipe Baut dan Mur

 

baut-4

Kegunaan mur dan baut pasti banyak yang sudah mengerti. Dalam dunia mekanik, mur dan baut tentunya bukanlah hal asing. Dua benda ini saling melengkapi untuk menyatukan benda-benda agar membentuk rancangan bangunan maupun otomotif.

Anda mungkin sering bingung dengan baut dan sekrup, banyak yang menganggap bahwa baut dan sekrup merupakan benda yang sama, secara fungsi mungkin keduanya tidaklah jauh berbeda. Baut dan sekrup sering disebut sebagai fastener atau pengikat dalam bahasa Indonesia, mereka mengikat dan menguncikan benda yang satu ke benda yang lain dengan kuat.

Namun dari segi bentuk, tentunya keduanya cukup berbeda. Selain itu untuk memasang baut dan mur anda membutuhkan alat yang bernama wrench atau kunci pas, sedangkan sekrup harus dipasang menggunakan obeng atau kunci L.

Baut memiliki 9 tipe. Sedangkan sekrup memiliki kira-kira 7 tipe. Untuk baut tipe-tipenya adalah:

  1. Baut Hexagonal

Baut ini memiliki kepala bentuk segi enam atau heksagonal. Baut ini sangat mudah dijumpai dan penggunaannya bisa bersama dengan mur. Kegunaan mur dan baut jenis ini adalah untuk konstruksi.

  1. Baut Lag

Baut ini memiliki ujung yang lancip. Di badannya ada ulir yang berukuran agak besar. Biasa digunakan di konstruksi lapangan.

  1. Baut Carriage

Baut carriage atau plow ini mempunyai kepala yang bulat dan tepat di bawah kepala ada bagian berbentuk segi empat. Fungsinya agar baut dapat menempel dengan kuat pada material.

  1. Baut Cincin

Baut ini memiliki ujung yang menyerupai cincin karena berlubang di bagian tengah kepalanya. Gunanya untuk mengaitkan rantai atau pun tali.

  1. Baut Stripper

Baut yang satu ini memiliki dua bagian yang berbeda pada badannya. Bagian yang pertama tak memiliki ulir dan diameternya lebih besar. Yang satu lagi memilliki ulir dan diameter lebih kecil serta bagiannya lebih pendek. Biasanya baut ini digunakan untuk proses molding.

  1. Baut Elevator

Pada ban berjalan dan sistem konveyor biasanya menggunakan baut tipe ini. Kepalanya agak lebar dan tampak datar. Baut ini juga dikuncikan dengan mur.

  1. Baut Barrel Nut

Disebut dengan barrel nut karena baut ini mempunyai flange yang berbentuk barrel dan di bagian dalamnya berulir. Baut ini biasa digunakan pada pemasangan handle pintu yang membutuhkan kondisi dimana ujung kepala baut dapat dikencangkan di kedua sisi sambungan.

  1. Baut Hanger

Baut Hanger mempunyai ulir di bagian bawah untuk kayu dan di ujung satunya memiliki ulir yang berbeda untuk mesin.

  1. Baut Flange

Merupakan baut yang di bagian bawah kepalanya memiliki yang biasa disebut dengan flens. Fungsinya adalah untuk memberik cengkeraman kuat pada baut.

Sekrup memiliki lima tipe yaitu, sekrup kayu, sekrup sheet metal, sekrup thread cutting machine, sekrup set, dan sekrup socket. Baut membutuhkan mur untuk bisa dipasang pada benda dengan kuat. Kegunaan mur dan baut memang tidak terpisahkan dalam dunia mesin dan konstruksi. Mur sendiri memiliki beberapa tipe, seperti:

  1. Mur Heksagonal

Mur ini yang paling sering digunakan. Pada beberapa mur heksagonal terdapat flange di bagian bawahnya.

  1. Mur Bertutup

Dikatakan bertutup karena memang memiliki tutup yang menutupi setiap alur di dalamnya. Ini digunakan untuk mencegah karat pada ujung baut. Biasanya digunakan untuk roda alumunium.

  1. Mur Castle (Mur Bergalur)

Mur jenis ini memiliki galur silinder yang berfungsi mencegah mur menjadi kendor atau berputar. Biasanya digunakan pada sistem kemudi.

Itulah sedikit pengetahuan mengenai kegunaan mur dan baut, serta perbedaan antara baut dan sekrup. Dalam dunia mekanik, mengetahui kegunaan semuanya merupakan hal yang penting. Semoga artikel ini dapat bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *